Cara Merawat Rambut Wanita Berhijab

Cara merawat rambut merupakan hal yang dibutuhkan untuk menjadi perhatian oleh setiap orang, terutama untuk sebagian wanita berjilbab. Karena, rambut wanita berjilbab lebih rawan alami kerontokan dan ketombe. Permasalahan tersebut, karena tertutupnya seluruh segi rambut yang menjadikan kelembaban. Menjaga rambut untuk wanita berjilbab benar-benar mutlak untuk tetap di cermati dengan baik. Walau perhatian utama jatuh pada variasi sampai type jilbab sebagai trend saat ini ini, tapi tentu saja situasi ini tidak nyaman dan menyebabkan kerusakankan pada kulit kepala anda.

Perawatan rambut wanita berkerudung dan tidak berkerudung tentu saja berlainan, untuk wanita berjilbab menjaga rambut biar terus sehat memanglah dibutuhkan perawatan yang sedikit lebih sukar. Anjuran melindungi rambut berjilbab dibawah ini kemungkinan mampu membantu anda sebagian muslimah membuat perlindungan rambut anda terus sehat dan indah.

Cara Merawat Rambut

Cara Merawat Rambut Untuk Wanita Berjilbab
  • rambut didalam keadaan kering - sehabis keramas, selayaknya anda tidak segera gunakan kerudung. pada akhir kepala dan rambut yang konsisten basah benar-benar kemungkinan munculnya bau yang tidak enak, ketombe yang makin menggila dan gatal pada kulit kepala kita. bukan sekedar itu, rambut yang basah condong lebih enteng rontok karena terlalu banyak gesekan. gunakan hair dryer untuk mengeringkan rambut seandainya anda di dalam situasi terburu-buru.
  • menentukan jepit rambut - jauhi pemanfaatan jepit rambut mempunyai bahan metal, karena dapat buat rambut lantas rapuh dan patah-patah. tetapkan jepit rambut dari plastik atau karet mempunyai bahan lembut.
  • jauhi kerudung berwarna gelap - menggunakan jilbab berwarna gelap di udara yang panas sebaiknya dihindari. kerudung berwarna gelap lebih cepat menyerap cahaya matahari yang dapat menjadikan situasi lembab di kurang lebih kepala dan rambut. sebaiknya gunakan jilbab berwarna putih atau terang waktu udara sedang panas.
  • beri waktu area untuk rambut - seandainya tidak sedang gunakan jilbab, sebaiknya anda mengistirahatkan rambut membiarkan tanpa ikatan. beri kesempatan rambut anda untuk bernapas, gak cuma lebih fresh, mengistirahatkan rambut dapat kurangi kelembapan kulit kepala yang bisa menjadikan kerontokan dan munculnya ketombe.
  • memakai kerudung yang menyerap keringat - tidak mampu dipungkiri, gunakan jilbab dapat menjadikan situasi kulit kepala dan rambut lantas berkeringat. pada langkah untuk kurangi keringat berlebih yakni menentukan jenis jilbab yang dapat menyerap keringat layaknya jilbab mempunyai bahan kaus atau katun.
Anjuran di atas dapat anda praktekkan yang cocok dengan kemauan anda, biar rambut ada tidak mempunyai permasalahan yang serius yang bisa menjadikan rambut rontok, berketombe, kulit kepala gatal dan permasalahan yang lain. Semoga info tentang cara merawat rambut berjilbab ini dapat berfaedah serta berguna teristimewa untuk wanita yang gunakan kerudung atau jilbab modern sekarang.

Terima Kasih Udah Copas dari http://starpvp.blogspot.com Sebagai Balas Jasa, Yuk Like -> http://www.facebook.com/pages/Berita-Unik-Terkini/438754802841659 http://starpvp.blogspot.com/2013/02/cara-merawat-rambut-wanita-berjilbab.html#ixzz2KJIv3PlX
Tips Mengatasi Rambut Rontok Karena Memakai Jilbab November 30, 2012 Leave a Comment Jilbab Wanita Muslimah Tips Mengatasi Rambut Rontok Karena Memakai Jilbab Selain berfungsi menutupi aurat perempuan, sebetulnya jilbab atau kerudung juga bermanfaat melindungi rambut dan kulit kepala dari sinar matahari (UV). kandungan Ultra Violet di dalam sinar matahari berpotensi merusak struktur fisik dan kimia rambut hal ini menyebabkan rambut menjadi kering, mudah rusak, dan patah. Hijabers, pasti banyak dari kalian yang mengalami kerontokan rambut karena memakai jilbab ataupun hijab. Hal ini bisa terjadi terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif. Permasalahan yang paling sering timbul pada rambut perempuan berjilbab di antaranya adalah: 1. Berminyak hal ini disebabkan oleh rambut yang tertutup jilbab, rambut tidak mendapatkan udara yang cukup. Hal ini memicu minyak dan keringat pada rambut cenderung menumpuk. Akibatnya rambut mudah lepek. 2. Berketombe Nah, karena rambut yang lembab tentunya ini bisa menyebabkan timbulnya ketombe, baik ketombe kering maupun basah. Akibatnya kulit kepala sering gatal. 3. Rontok Hal ini berkseinambungan rambut tertutup kenderung menyebabkan lembab dan rambut lembab cenderung berketombe. Ketombe inilah yang lama-lama bisa jadi penyebab kerontokan rambut. Nah, supaya hijabers bisa tetap memilik rambut yang sehat dan indah walaupun memakai jilbab, diperlukan perawatan ekstra. Beberapa tips di bawah bisa Anda coba: 1. Keramas secara teratur Ada baiknya kita rutin untuk mencuci rambut dengan teratur minimal dua sampai tiga hari sekali. Pilihlah sampo dari bahan alami dan sesuaikan dengan jenis rambut Anda. Bisa juga menggunakan sampo yang mengandung sari lidah buaya karena berkhasiat memperbaiki pertumbuhan rambut dan mengurangi kerontokan. Selalu gunakan kondisioner sehabis keramas agar rambut lembut, harum, dan kuat. 2. Masker rambut dan hair tonic Gunakan masker rambut seminggu sekali untuk menjaga kesehatan dan kekuatan akar rambut. Masker rambut siap pakai banyak tersedia di toko-toko kosmetik. Pilihlah yang sesuai dengan jenis rambut Anda. Misalnya, sari alpukat untuk jenis rambut kering atau sari jeruk nipis untuk rambut berminyak dan berketombe. Untuk menguatkan akar rambut pilihlah yang mengandung ginseng. Gunakan masker setelah keramas, kemudian oleskan di sekitar rambut. Diamkan selama lebih kurang 15 menit, lalu bilas kembali menggunakan air bersih. Untuk membantu menguatkan akar rambut, manfaatkan serum antirontok atau hair tonic. Hair tonic dapat digunakan setiap habis keramas. 3. Rajin menyisir rambut Nah ini sederhana tapi manjur, rajinlah menyisir rambut minimal tiga kali sehari. Menyisir rambut sama halnya dengan melakukan pemijatan kulit kepala yang bermanfaat membantu kelancaran peredaran darah. Sebaiknya gunakan sisir plastik yang bergigi jarang untuk mencegah kerontokan rambut. Hindari menarik garis belahan rambut hanya pada satu sisi karena kerontokan bisa berawal dari garis belahan rambut. 4. Hindari rambut basah saat berjilbab Jangan mengenakan jilbab saat rambut dalam kondisi basah sebab akan mempertinggi kadar kelembaban rambut yang menyebabkan rambut rontok. Biarkan rambut kering alami. Jika harus mengeringkan rambut dengan hair dryer, gunakan temperatur rendah dengan jarak 10-15 cm dari rambut. 5. Model rambut yang praktis Hindari rambut terlalu panjang karena akan membuat kepala menjadi terasa lebih panas akibat kurangnya sirkulasi udara. Sebaiknya panjang rambut tidak melebihi 60 cm. Disarankan juga untuk menghindari model potongan rambut berponi. Poni bisa merepotkan Anda karena harus terus membereskan rambut-rambut poni yang keluar dari kerudung. 6. Jangan mengikat rambut terlalu keras Bila rambut Anda panjang terurai, gunakan karet rambut yang tidak terlalu keras. Jepit rambut lebih disarankan karena tidak terlalu kuat menarik rambut. Hindari mengikat rambut terlalu kencang dan terlalu lama karena bisa membuat rambut patah dan rontok. 7. Pilih bahan jilbab yang nyaman Pilih jilbab dengan bahan yang tidak panas dan nyaman digunakan. Jilbab berbahan katun atau kaus dapat menjadi pilihan untuk penggunaan sehari-hari. Bahan tersebut memiliki pori-pori yang dapat melancarkan sirkulasi udara bagi rambut. Gantilah kerudung setiap hari untuk menjaga kebersihan dan keharuman rambut. 8. Hindari warna jilbab yang gelap seperti hitam karena mudah menyerap panas. Hal ini dapat membuat wilayah kepala dan rambut menjadi lebih panas. Demikian juga dengan lapisan dalam kerudung. Pilihlah warna terang atau putih. 9. Kenakan model jilbab yang praktis Saat ini model jilbab sangat bervariasi dengan berbagai kombinasi warna dan bahan bertumpuk-tumpuk. Untuk pemakaian sehari-hari dengan tingkat aktivitas yang tinggi sebaiknya hindari pemakaian model jilbab bertumpuk. Menggunakan jilbab lebih dari empat lapisan dapat memicu timbulnya keringat di kepala yang berkembang menjadi ketombe. Pada siang hari cukup kenakan jilbab yang terdiri atas dua lapis saja, yakni lapisan tipis sebagai dalaman (ciput) dan jilbab atau kerudung. Bagi perempuan pekerja, gunakan bahan lebih tebal untuk melindungi kulit kepala dari embusan AC yang dapat membuat rambut menjadi kering. Dengan memperhatikan dan mempraktikkan teknik perawatan rambut di atas, rambut Anda pasti tetap indah dan sehat meski tertutup kerudung. Selamat mencoba Hijabers.

Read More at http://blog.laku.com/tips-mengatasi-rambut-rontok-karena-memakai-jilbab.html
Tips Mengatasi Rambut Rontok Karena Memakai Jilbab November 30, 2012 Leave a Comment Jilbab Wanita Muslimah Tips Mengatasi Rambut Rontok Karena Memakai Jilbab Selain berfungsi menutupi aurat perempuan, sebetulnya jilbab atau kerudung juga bermanfaat melindungi rambut dan kulit kepala dari sinar matahari (UV). kandungan Ultra Violet di dalam sinar matahari berpotensi merusak struktur fisik dan kimia rambut hal ini menyebabkan rambut menjadi kering, mudah rusak, dan patah. Hijabers, pasti banyak dari kalian yang mengalami kerontokan rambut karena memakai jilbab ataupun hijab. Hal ini bisa terjadi terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif. Permasalahan yang paling sering timbul pada rambut perempuan berjilbab di antaranya adalah: 1. Berminyak hal ini disebabkan oleh rambut yang tertutup jilbab, rambut tidak mendapatkan udara yang cukup. Hal ini memicu minyak dan keringat pada rambut cenderung menumpuk. Akibatnya rambut mudah lepek. 2. Berketombe Nah, karena rambut yang lembab tentunya ini bisa menyebabkan timbulnya ketombe, baik ketombe kering maupun basah. Akibatnya kulit kepala sering gatal. 3. Rontok Hal ini berkseinambungan rambut tertutup kenderung menyebabkan lembab dan rambut lembab cenderung berketombe. Ketombe inilah yang lama-lama bisa jadi penyebab kerontokan rambut. Nah, supaya hijabers bisa tetap memilik rambut yang sehat dan indah walaupun memakai jilbab, diperlukan perawatan ekstra. Beberapa tips di bawah bisa Anda coba: 1. Keramas secara teratur Ada baiknya kita rutin untuk mencuci rambut dengan teratur minimal dua sampai tiga hari sekali. Pilihlah sampo dari bahan alami dan sesuaikan dengan jenis rambut Anda. Bisa juga menggunakan sampo yang mengandung sari lidah buaya karena berkhasiat memperbaiki pertumbuhan rambut dan mengurangi kerontokan. Selalu gunakan kondisioner sehabis keramas agar rambut lembut, harum, dan kuat. 2. Masker rambut dan hair tonic Gunakan masker rambut seminggu sekali untuk menjaga kesehatan dan kekuatan akar rambut. Masker rambut siap pakai banyak tersedia di toko-toko kosmetik. Pilihlah yang sesuai dengan jenis rambut Anda. Misalnya, sari alpukat untuk jenis rambut kering atau sari jeruk nipis untuk rambut berminyak dan berketombe. Untuk menguatkan akar rambut pilihlah yang mengandung ginseng. Gunakan masker setelah keramas, kemudian oleskan di sekitar rambut. Diamkan selama lebih kurang 15 menit, lalu bilas kembali menggunakan air bersih. Untuk membantu menguatkan akar rambut, manfaatkan serum antirontok atau hair tonic. Hair tonic dapat digunakan setiap habis keramas. 3. Rajin menyisir rambut Nah ini sederhana tapi manjur, rajinlah menyisir rambut minimal tiga kali sehari. Menyisir rambut sama halnya dengan melakukan pemijatan kulit kepala yang bermanfaat membantu kelancaran peredaran darah. Sebaiknya gunakan sisir plastik yang bergigi jarang untuk mencegah kerontokan rambut. Hindari menarik garis belahan rambut hanya pada satu sisi karena kerontokan bisa berawal dari garis belahan rambut. 4. Hindari rambut basah saat berjilbab Jangan mengenakan jilbab saat rambut dalam kondisi basah sebab akan mempertinggi kadar kelembaban rambut yang menyebabkan rambut rontok. Biarkan rambut kering alami. Jika harus mengeringkan rambut dengan hair dryer, gunakan temperatur rendah dengan jarak 10-15 cm dari rambut. 5. Model rambut yang praktis Hindari rambut terlalu panjang karena akan membuat kepala menjadi terasa lebih panas akibat kurangnya sirkulasi udara. Sebaiknya panjang rambut tidak melebihi 60 cm. Disarankan juga untuk menghindari model potongan rambut berponi. Poni bisa merepotkan Anda karena harus terus membereskan rambut-rambut poni yang keluar dari kerudung. 6. Jangan mengikat rambut terlalu keras Bila rambut Anda panjang terurai, gunakan karet rambut yang tidak terlalu keras. Jepit rambut lebih disarankan karena tidak terlalu kuat menarik rambut. Hindari mengikat rambut terlalu kencang dan terlalu lama karena bisa membuat rambut patah dan rontok. 7. Pilih bahan jilbab yang nyaman Pilih jilbab dengan bahan yang tidak panas dan nyaman digunakan. Jilbab berbahan katun atau kaus dapat menjadi pilihan untuk penggunaan sehari-hari. Bahan tersebut memiliki pori-pori yang dapat melancarkan sirkulasi udara bagi rambut. Gantilah kerudung setiap hari untuk menjaga kebersihan dan keharuman rambut. 8. Hindari warna jilbab yang gelap seperti hitam karena mudah menyerap panas. Hal ini dapat membuat wilayah kepala dan rambut menjadi lebih panas. Demikian juga dengan lapisan dalam kerudung. Pilihlah warna terang atau putih. 9. Kenakan model jilbab yang praktis Saat ini model jilbab sangat bervariasi dengan berbagai kombinasi warna dan bahan bertumpuk-tumpuk. Untuk pemakaian sehari-hari dengan tingkat aktivitas yang tinggi sebaiknya hindari pemakaian model jilbab bertumpuk. Menggunakan jilbab lebih dari empat lapisan dapat memicu timbulnya keringat di kepala yang berkembang menjadi ketombe. Pada siang hari cukup kenakan jilbab yang terdiri atas dua lapis saja, yakni lapisan tipis sebagai dalaman (ciput) dan jilbab atau kerudung. Bagi perempuan pekerja, gunakan bahan lebih tebal untuk melindungi kulit kepala dari embusan AC yang dapat membuat rambut menjadi kering. Dengan memperhatikan dan mempraktikkan teknik perawatan rambut di atas, rambut Anda pasti tetap indah dan sehat meski tertutup kerudung. Selamat mencoba Hijabers.

Read More at http://blog.laku.com/tips-mengatasi-rambut-rontok-karena-memakai-jilbab.html

0 komentar:

Posting Komentar